FORECAST EURUSD 26-30 DESEMBER 2022

 TEKNIKAL TREND MASIH BULLISH, MASIH ADA DEMAND YANG BELUM TERMITIGASI.

https://www.tradingview.com/x/EPy156nS/



DXY

https://www.tradingview.com/x/ILwit4dJ/


SENTIMENT INDEX:

RETAIL SELLER MASIH MENDOMINASI DENGAN PERBANDINGAN 39%:61% UNTUK SELLER.


DARI INDEX MACRO ECONOMY EURO BERADA DIBAWAH USD



USD :

Menyusul kenaikan terbaru sebesar 50 basis poin pada pertemuan FOMC di bulan November, suku bunga di AS sekarang berada di 4,50%. The Fed Reserve menekankan bahwa inflasi masih tinggi karena ketidakseimbangan terkait pandemi yang menaikkan harga makanan dan energi. Perang di Ukraina, yang memberi tekanan ekstra pada inflasi dan aktivitas ekonomi global, merupakan penyebab lain yang perlu dikhawatirkan.

Pertemuan di masa depan kemungkinan akan melihat kenaikan suku bunga lanjutan meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi, menggarisbawahi komitmen teguh Federal Reserve untuk mengurangi inflasi. Federal Reserve harus benar-benar yakin bahwa inflasi kembali ke tingkat targetnya sebesar 2% untuk menurunkan suku bunga karena akan membutuhkan waktu untuk efek penuh dari pergeseran kondisi keuangan terhadap inflasi menjadi jelas.

EUR:

Suku bunga terus naik sesuai rencana Bank Sentral Eropa (ECB). Dalam pertemuan terbarunya, ECB berkomitmen untuk membawa pertumbuhan inflasi kembali ke tingkat targetnya dan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin, meningkatkan suku bunga di zona euro menjadi 2,50%. Saat Zona Euro memasuki musim dingin, ECB juga telah memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga tambahan mungkin akan segera terjadi dan perlambatan ekonomi dapat timbul baik dari kenaikan suku bunga maupun masalah gas dan energi.

CATALYST :

Euro diperdagangkan mendekati level tertinggi enam bulan di $1,06, karena investor terus menilai prospek bank sentral yang hawkish, yaitu dari ECB dan Fed serta resesi yang menjulang di Eropa. Mata uang bersama juga diuntungkan dari pelemahan dolar secara umum karena tekanan inflasi di AS terus mereda. Pekan lalu, ECB menaikkan suku bunga sebesar 50bps seperti yang diharapkan, mengulangi lebih banyak kenaikan akan mengikuti dan menguraikan rencana untuk pengetatan kuantitatif. Bank sentral juga merevisi perkiraan inflasi lebih tinggi sementara prospek pertumbuhan direvisi turun tajam. Sementara itu, PMI baru untuk bulan Desember menunjukkan aktivitas sektor swasta di Kawasan Euro menyusut pada laju paling lambat dalam empat bulan, menunjukkan resesi bisa sedikit lebih ringan dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun sepanjang tahun ini, Euro telah kehilangan hampir 6% terhadap greenback.


KESIMPULAN : 

TEKNIKAL EURUSD TREND BULLISH

DXY TREND BEARISH

SENTIMENT EURUSD BULLISH

INDEX MACO ECONOMI EURUSD BEARISH

REKOMENDASI :

UNTUK SCALPING / INTRADAY BISA MENGAMBIL POSISI UNTUK SELL DI AREA SUPPLY DENGAN KONFIMASI MULTITIMEFRAME KARENA SIFATNYA COUNTER TREND DAN POSISI SEBAGAI RETAIL SELLER. 

UNTUK JANGKA PANJANG MASIH MEMUNGKINKAN EURO MASIH BULLISH, MENUNGGU HARGA DI DEMAND AREA JIKA ADA KONFIRMASI UNTUK BUY.



Contact Person


Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORECAST GBPUSD 14-16 DESEMBER 2022

INGGRIS BERADA DALAM RESESI

FORECAST USDCHF PERIODE 5-9 DESEMBER 2022