FORECAST USDJPY PERIODE 5-9 DESEMBER 2022
Yen Jepang terapresiasi menuju 135 per dolar, mencapai level terkuatnya dalam lebih dari tiga bulan karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan laju kenaikan suku bunga AS yang lebih lambat segera setelah Desember. Anggota dewan Bank of Japan Asahi Noguchi juga mengatakan bank sentral bisa "pre-emptive" menarik stimulus moneter jika inflasi tren melebihi 2% untuk jangka waktu lama, tetapi memperingatkan bahwa kemungkinan akan memakan waktu lebih lama untuk upah naik secara berkelanjutan. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda terus-menerus menegaskan perlunya mempertahankan stimulus besar-besaran bank sampai upah naik cukup untuk menutupi kenaikan biaya hidup. Sementara itu, laporan survei bisnis BOJ menandai meluasnya tekanan inflasi di berbagai industri di Jepang, termasuk sektor-sektor yang biasanya enggan membebankan biaya yang lebih tinggi kepada pelanggan.
https://www.tradingview.com/x/YxBuKO28/
Komentar
Posting Komentar